Kucuran KUR ke petani rumput laut dinilai rendah 30 Juli 2010
Posted by Samsul Hadi in berita.Tags: kredit, KUR, rumput laut, ukm
trackback
Minat perbankan, khususnya bank BUMN untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku usaha kecil dan menengah terutama petani rumput laut dinilai masih rendah.
Ketua Departemen Keanggotaan dan Kaderisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira mengemukakan minat perbankan untuk menyalurkan KUR kepada petani rumput laut masih rendah.
Ada beberapa penyebab perbankan enggan menyalurkan KUR kepada petani rumput laut, antara lain minimnya infrastruktur dan rendahnya budidaya rumput laut serta besarnya kredit macet di sektor ini.
“Sejumlah kendala itulah yang masih menghambat pengucuran KUR kepada petani rumput laut,” ujarnya seusai rapat koordinasi antara Hipmi dengan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Daerah Maluku, hari ini.
Anggawira menilai potensi industri itu sangat besar untuk menggerakan perekonomian UKM. Namun, lanjutnya, keengganan pengucuran kredit itu menyebabkan pengembangan komoditas rumput laut di di Indonesia bagian timur, seperti Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan menjadi terhambat.
Dalam rangka itu, tambahnya, Hipmi berharap agar instansi terkait segera melakukan pendampingan kepada para petani dan pelaku UKM rumput laut di berbagai daerah sehingga petani bisa menghasilkan rumput laut berkualitas tinggi dan diterima pasar.
Sumber: Bisnis Indonesia
Komentar»
No comments yet — be the first.