jump to navigation

Pola penyaluran KUR perlu direvisi 17 November 2009

Posted by Samsul Hadi in berita.
trackback

Pemerintah didesak untuk merivisi pola penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dengan melibatkan BPR sebagai bank pelaksana guna menjaga eksistensi bank bersangkutan yang kini semakin terdesak oleh bank umum.

Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jatim FX Soegeng Notodihardjo mengatakan seharusnya program KUR yang membidik segmen mikro itu menjadi bagian dari wilayah BPR.

Pasalnya bank kecil inilah yang lebih dulu menggarap sektor usaha mikro. Tapi pada kenyataanya, lanjut dia, pemerintah justru menunjuk bank umum sebagai penyalur KUR. “Kebijakan seperti itu sama artinya dengan mendorong agar BPR lebih terpuruk,” ujar Soegeng.

Padahal tidak sedikit kalangan yang menilai penyerapan KUR tidak maksimal karena pada umumnya bank penyalur kredit murah tersebut tetap menerapkan persyaratan sebagaimana yang berlaku secara umum di bank bersangkutan.

Menurut dia, jika pemerintah ingin mengoptimalkan pengembangan UMKM dalam program 15 prioritas pada 100 hari pertama melalui penyaluran KUR maka harus segera melakukan revisi didalam menentukan bank pelaksana program bersangkutan.

Berdasarkan catatan Perbarindo, pemerintah bekerja sama dengan enam bank untuk menyalurkan KUR. Bank tersebut umumnya berskala besar yakni BNI, BTN, Bank Mandiri, Bank Bukopin dan BRI. Perbarindo meminta program penyaluran KUR ini dapat melibatkan BPR di daerah.

“Ada dua keuntungan yang didapat pemerintah selain karena selama ini bank tersebut sudah terbiasa membidik usaha mikro juga sekaligus dapat mendukung eksistensi BPR di Tanah Air.

 

sumber: bisnis indonesia

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: